Bisnis Saham Untuk Pemula

Apabila kita memiliki uang 10 juta apakah yg akan anda lakukan untuk masa tua anda yg kira kira pensiun 15 tahun lagi ..? maka solusi pun terbagi menjadi beberapa dengan return yg berbeda beda dan dengan resiko yg berbeda beda.



1. Disimpan di rumah
2. Di Bank
3. Di Investasikan
Seandainya anda memilih mendiamkan uang anda di rumah maka dibawah ini ilustrasinya..

Maka nilai uang 10 juta akan tetap menjadi 10 juta di 15 tahun kemudian, namun ada hal lain yg akan membuat anda berpikir 1000 kali untuk mengambil langkah ini yaitu keamanan dan inflasi (penyusutan nilai). Apabila inflasi 7 % pertahun maka dari tahun ke tahun nilai uang anda akan setara dengan :
1. Tahun ke 2 (10.000.000 – 7% x 100.000.000) = 9.300.000
dst
14. Tahun ke 15 (3.892.946 – 7% x 3.892.946) = 3.620.439

bisnis saham untuk pemula



Coba anda bayangkan, betapa tergerusnya nilai yg terjadi tergerus hampir 70 % dari kesetaraan nilai nya., yg saat ini mungkin nilai 10 juta anda bisa membeli motor second , mungkin nilai 10 juta pada 15 tahun nanti hanya mampu membeli sepeda gayuh second.

Untuk ilustrasi di simpan di Bank..? saat ini bunga Bank antara 1 – 4 % saja, maka dengan inflasi maka nilai uang anda akan tergerus dengan sendirinya ,

Dari realita tersebut maka kita bisa mengelolah keuangan kita untuk jangka panjang dengan cara berinvestasi, memang ada bermacam cara dalam melawan inflasi diantara nya adalah investasi , apa itu Investasi ? Investasi melakukan penanaman modal dengan imbal balik jangka panjang diatas 5 tahun, ini salah satu cara untuk mempersiapkan masa depan agar lebih terjamin. Ada beragam jenis investasi yang dapat di pilih sesuai dengan resiko dan time frame yg di kehendaki , di antaranya investasi emas, properti, tanah, saham, dan masih banyak lainnya.

Resiko disini ada yg low risk, moderate risk dan high risk, dan biasanya apabila low risk maka investasi tersebut kurang liquid/sebaliknya,



Salah satu investasi yang diminati oleh masyarakat adalah investasi saham karena dapat memberikan return yang lumayan besar sebagia contoh saham tekom apabila kita membeli di tahun 2008 dengan harga Rp 1000, maka saat ini di bulan Agustus 2017 (9 tahun) harga mencapai Rp.4000, menarik bukan ..? 9 tahun kita mendapat gain dari harga 4 x lipat .
Namun, sebelum memulai investasi saham, terlebih bagi pemula, tentunya ada beberapa pengetahuan dan teknik berinvestasi saham yang perlu kamu pahami agar bisa mendapatkan keuntungan seperti yang diharapkan. Simak tips menjalankan investasi saham bagi pemula berikut.

Terjun di Bursa Saham Adalah Bisnis

Kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula saat berinvestasi saham adalah mindset “main saham”. Mindset seperti ini menganggap investasi saham hanya sebagai permainan dan tidak serius sehingga tidak memperhatikan potensi kerugian yang timbul. Untuk menghindari kerugian, mulai perlakukan saham sebagai investasi bisnis yang membuat kamu lebih siap dan berhati-hati dalam menjalankan saham.

Track Record Perusahaan Investasi

Sebelum masuk dalam investasi saham, pastikan perusahaan sudah berpengalaman bergerak dibidang nya , dan hindari membeli saham di perusahaan yang bidang usaha atau lokasinya tidak jelas karena risiko kerugian saham makin besar, apabila perusahaan tersebut bangkrut atau bahkan modal kita di bawa kabur.



Profesional dan transparan

Yg ke dua adalah tata kelola yg transparan hal ini untuk memastikan keuntungan dalam berinvestasi saham, pilih perusahaan dengan manajemen yang dikelola secara profesional, transparan dan memiliki tingkat integritas yang tinggi.

Peningkatan Asset dan Laba atas bisnis yg di kelola

Pilihlah perusaan investasi dengan kapital besar dan perhatikan bahwa perusahaan memiliki penjualan yang meningkat setiap waktu yang dapat dilihat dari laporan keuangan perusahaan tersebut. Pastikan keuntungan yang didapat berasal dari hasil operasional atau dari penjualan aset. Hal ini menandakan perusahaan tersebut berjalan dengan baik.