Peringkat Ease of Doing Business (EODB) Indonesia di Mata Dunia

BISNISSAHAM.COM – JAKARTA. Usaha Pemerintah untuk menuju peringkat di bawah 50 pada tahun 2019 dalam penilaian kemudahan memulai usaha atau Ease of Doing Business (EODB) mengalami pergerakan yg sebelumnya Indonesia di peringkat 91 dan tahun 2018 mencapai peringkat no 72.

Walaupun belum ada rilis resmi dari Bank Dunia terkait laporan EODB 2018 ini, namun ada kabar beredar bahwa beberapa media sudah mendapatkan undangan konferensi pers dari Kementrian ekonomi , Rabu (1/11) untuk jumpa pers terkait kabar gembira ini. .
Menurut Kepala Ekonom SKHA Institute for Global Competitiveness (SIGC) Eric Sugandi, Indonesia layak mendapatkan kenaikan peringkat EODB. “Pemerintah sudah melakukan beberapa reformasi kebijakan via paket-paket kebijakan untuk memperbaiki iklim investasi,” ungkap Eric, Selasa (31/10).



Seperti diketahui, kini sudah ada layanan izin investasi yang bisa selesai dalam waktu tiga jam saja dan mulai tahun depan, pelayanan investasi juga semakin baik karena ada single submission, yang akan mengawal dan membantu investor merealisasikan investasi nya . Ini merupakan solusi pemerintah pusat untuk membantu kelancaran penanaman modal yang selama ini berjalan kurang lancar di daerah.
Ada juga pendapat yg berbeda dari Wakil Ketua Umum Kadin Benny Sutrisno menyebut Indonesia belumlah layak naik peringkat. “EODB tidak memperhitungkan produktivitas,” ungkapnya

Leave a Reply